muhammadiyahwanareja.web.id – Pengajian bulanan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wanareja yang dilaksanakan secara bergilir dari ranting ke ranting, putaran ke 86 pada 25 Februari 2024 bertempat di Masjid At Taqwa Ranting Tarisi, dihadiri pimpinan, anggota dan simpatisan Muhammadiyah Cabang Wanareja denga tema cara mendidik anak sesuai ajaran Islam.

Yusuf Wibisono, S.Pd Ketua Forum Komunikasi Masjid dan Mushola (FKTM) Muhammadiyah Wanareja mewakili penyelenggara menyampaikan terima kasih antusiame warga muhammadiyah untuk mengikuti pengajian dengan tertib. Pengambilan tema mendidik anak sesuai ajaran Islam sangat penting untuk masa depan anak dan keluarga Islam. Beliau juga mengenalkan pemateri pengajian Syekh Muhammad Al Fulli yeng merupakan pendakwah dari Mesir dan terkenal di media social berupa youtube, IG dll.

Sedangkan sambutan PCM Wanareja yang diwakili Drs. Yusuf Riyadi mengungkapkan tentang pemilu yang sudah usai dan merekatkan kembali persaudaraan yang sudah terjalin. Warga Muhammadiyah adalah warga dewasa yang mampu menempatkan diri dimanapun berada. Dalam guyonannya beliau menyatakan “wong ngaji kuwe penyakite 2 ng, nek ora ngantuk ya ngobrol”, karena sekarang materinya bagus dengan pemateri yang sudah mendunia mari ikuti dengan baik, jarang-jarang mendapatkan ilmu dari orang-orang hebat pungkasnya.

Syekh Muhammad Al Fuli pendakwah dari Mesir dengan konsentrai belajar Fikih dan hadist dalam materinya, beliau mengawali dengan hadits

Kullukum ra’in wa kullukum mas’ulun an ra’iyyatihi

Artinya Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan diminta pertanggung jawabannya atas yang dipimpinnnya.

Pemimpin yang dimaksud bukan sebatas pemimpin Negara, pemerintahan atau organisasi tetapi lebih luas seperti seorang ayah yang meimpin keluarganya, seorang ibu yang memimpin anaknya, seorang guru yang memimpin muridanya dan lain-lain.

Ibu adalah pemimpin bagi anaknya, dan mendidik adalah tugas utama seorang ibu. Untuk menghasilkan anak yang qur’ani ada 8 kriteria menjadi pendidik yaitu : 1), Pemaaf, 2) Menjauhi sifat kasar, 3). Penyayang, 4). Bertaqwa, 5). Menjauhi kata-kata yang tidak baik, 6) Tidak memukul anak, 7). Tidak marah, 8). Bersikap adil.

Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah syekh Muhammad Al Fuli bersama PCA Wanareja, bercerita tentang sekilas kehidupan beliau, interaksi beliau dengan PCI Mesir dan ketertarikan beliau dengan budaya Indonesia. (Asih Indri PCA Wanareja)