Pengajian Silaturahmi Warga Muhammadiyah Wanareja

Bypcm

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wanareja mengadakan pengajian silaturahmi warga pada pengajian bulanan putaran ke 6 pasca pandemi Covid-19 di ranting baru desa madura 29 Mei 2022 yang bertempat di masjid fastabiqul khoirot dusun babakan desa madura wanareja.

Ranting madura yang baru pertama kali ketempatan pengajian bulanan program majelis tabligh PCM Wanareja yang dilaksanakan secara bergilir dari ranting ke ranting setiap bulannya dihadiri oleh Ketua PDM Cilacap H. Kuswan Hassan, SE, ST, Bendahara PDM H. Sutioko Warsad, SE, Kepala Desa Madura Nursidik dan beberapa tokoh masyarakat termasuk diantaranya H. Trisno Sarwadadi.

Pengajian diawali dengan pembacaan ayat suci al qur’an yang dibacakan oleh ustadzah Siti Sa’adah, S.Ag dan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah bersama sama dipimpin Shinta Intan Widyati, S.Pd.

Drs. Sumardi, Pr mewakili PCM Wanareja dalam sambutannya berpesan agar ranting ini dapat dirawat dan dibesarkan sebagai bagian dari dakwah muhammadiyah, karena para tokoh pendiri ranting baru ini usia sudah tidak muda lagi dalam kelakarnya sumardi menyampaikan “nafsu dan semangat orang tua tidak luntur dan masih menggebugebu hanya biasanya kalau sudah dihadapkan dengan praktek sudah nglemperek / lemes”   untuk itu penting untuk menggandeng pemuda untuk ikut turun menjadi motor gerakan Muhammadiyah di ranting madura ini. Ia juga mengingatkan khususnya pada karyawan AUM yang mau ngurus NBM (Nomor Baku Muhammadiyah) jangan hanya mengisi formulir pengajuan saja tapi mohon dibaca juga dan dapat memahami syarat yang tertulis dibawah formulir “saya sanggup dan bersedia …. point 1 : Tunduk dan taat pada keputusan/peraturan dan menjaga nama baik persyarikatan, point 2 : Menjadi teladan yang utama bagi umat Islam ………., Point 3 : Membayar Iuran Wajib Anggota sebesar Rp. 10.000,- setiap bulannya yang akan dibayarkan kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah” mengajukan rekomendasi berarti telah menyetujui aturan dan kewajibannya, jangan setelah dapat NBM syaratnya sudah terpenuhi pleng … bablas katanya.

Kepala desa madura Nursidik yang hadir mengenakan sarung dalam sambutannya menyampaikan pengalamannya sebelum menjadi kepala desa sudah sering kerjasama dengan muhammadiyah, orang muhammadiyah lebih disiplin dan tepat waktu dan beliau sangat menyambut baik dengan lahirnya ranting muhammadiyah di desa madura.

Sementara itu, Ketua PDM Cilacap, H. Kuswan Hassan, SE, ST  dalam tausiahnya yang bertemakan “muhammadiyah menggembirakan dan mencerahkan” menjelaskan seputar kondisi dakwah yang dihadapi Muhammadiyah dalam perjalanan sejarahnya, Muhammadiyah telah mengalami berbagai zaman dan bermacam tantangan mulai dari zaman penjajahan, zaman orde baru, zaman reformasi bahkan hingga kini, zaman Indonesia salah satu produsen minyak sawit nomor satu di dunia tapi minyak mahal katanya, tapi tetap saja Muhammadiyah terus berlayar melintasi arus zaman yang kian pesat, karna Muhammadiyah mengambil ‘jalan tengahan’ (al wasath) tidak tergerus arus dan tidak mengikuti arus yang merusak dan merugikan, ketua PDM juga menyempaikan kepada kepala desa madura tidak usah segan segan untuk dapat menggandeng Muhammadiyah dalam kegiatan desa Muhammadiyah punya MDMC, MCCC dll.

Pengajian berjalan dengan lancar ditutup oleh pembawa acara Rina Winarni, S.Pd pada pukul 11.00 wib.

pcm