PDM Cilacap Gelar Webinar, Evaluasi Kegiatan Korp Mubaligh Muhammadiyah Tingkat Cabang

Bypcm

muhammadiyahwanareja.web.id – Meskipun sedang dilanda Pandemi Covid 19, tidak menyurutkan semangat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cilacap untuk tetap menjalankan program kegiatan persyarikatan Muhammadiyah, Live Zoom menjadi pilihan untuk tetap menyemarakkan Dakwah Berkemajuan di Masa Pandemi COVID-19.

Selain kegiatan Kajian, Rakor, Sosialisasi New Normal kali ini Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cilacap menggelar Webinar Kajian Evaluasi Kegiatan Korp Mubaligh tingkat Cabang dengan Thema “Peran Korp Mubaligh Muhammadiyah dalam Pemberdayaan Lazismu” yang dilakasanakan dengan ZOOMINAR.

Hadir pada kegiatan ini H Kuswan Hassan, SE, ST ketua PDM Cilacap, drg. Farid Nasrudin BP Lazismu Cilacap, Muhammad Sobirin Majelis Tabligh, H. Sapto Giri Haryanto, SE Ketua bidang Lazismu PDM Cilacap sebagai moderator Sandy Humas Pertamina dan menghadirkan narasumber. Dr. Ibnu Hasan, S.Ag, M.Si ketua PDM Banyumas.

H Kuswan Hassan, SE, ST Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cilacap dalam sambutannya berpesan kepada Korp Mubaligh Muhammadiyah Cilacap sesuai dengan thema yang diusung dalam zoominar untuk dapat mengaplikasikan ayat Allah dalam surat Al Baqoroh 261 Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti menanam sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki” tidak perlu ragu dengan ayat tersebut, dalam kelakarnya ketua PDM menyampaikan “semangat kaya kalau kita menerima WA tertulis Anda mendapatkan hadiah, tanpa ragu dibuka walaupun akeh nglombonine” kata beliau dalam bahasa Cilacap.

Membangun persyarikatan ini perlu lompatan yang luar biasa, kita harus sampaikan kepada ummat betapa pentingnya zakat, saking pentingnya zakat sampai Al Qur’an menyebutkan sebanyak 80 ayat lebih perintah untuk berzakat, dari yang 80 lebih terdapat 27 ayat perintah berzakat dirangkaikan dengan shalat, kenapa demikian, karena shalat adalah kesalehan pribadi dan zakat adalah kesalehan sosial, ini contoh kongkrit yang harus kita laksanakan dalam keseimbangan hidup antara kesalehan pribadi dan kesalehan sosial, kata nara sumber Dr. Ibnu Hasan, S.Ag, M.Si.

Narasumber juga menyampaikan dalam menjawab pertanyaan peserta, “Manajemen satu atap diartikan sebagai penyatuan Lazismu dalam satu tenda besar, agar menjadi kekuatan besar pendukung gerak persyarikatan. Selain itu manajemen satu atap menjadi jawaban Muhammadiyah dalam memenuhi tuntutan Undang-undang nomor 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat”

Acara zoominar ini dilaksanakan mulai pukul 19.30 sampai dengan 22.30 diikuti oleh ketua PCM, Korp Mubaligh Muhammadiyah Cabang, KL Lazismu se kabupaten cilacap.

pcm