Ketua PDM Cilacap suport pembentukan SKTD Sidareja

Bypcm

 

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cilacap H. Kuswan Hasan, ST, SE  bersama ibu meninjau langsung banjir sidareja didampingi  anggota mdmc mendatangi para pengungsi dan berdialog dg warga yg berada dipengungsian dan menyempatkan berkunjung ke kantor UPT BPBD sidareja berkoordinasi dengan Bp. Gatot Arif BPBD cilacap yg kebetulan sedang berada  di sidareja.

Sehabis mendampingi ketua PDM sore harinya pada 12 Oktober 2016 mdmc cilacap mengadakan  rapat koordinasi pembentukan Sistem Komando Tanggap Darurat (SKTD) di SMP Muhammadiyah sidareja, rapat diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari mdmc cabang sidareja, wanareja dan gandrungmangu.

Rapat koordinsi dipandu oleh Muklis,SE wakil ketua mdmc daerah Cilacap yang juga sebagai anggota bidang tanggap darurat wilayah jawa tengah mewakili ketua mdmc cilacap Tasnarto, S.Pd karena beliaunya sedang berada diluar daerah.

Dalam pembentukan struktur kepengurusan SKTD untuk posko mdmc di sidareja Muklis, SE menyampaikan “Salah satu amanat pembentukan MDMC adalah untuk melakukan kegiatan tanggap darurat bencana dengan area operasi di wilayah Indonesia. MDMC berkewajiban mengerahkan berbagai sumberdaya Muhammadiyah baik sumberdaya fungsional ( jaringan kader, rumah sakit, perguruan tinggi dan sekolah),

Hendi Karyana dari mdmc wanareja yang juga sebagai sekretaris mdmc daerah kabupaten cilacap dalam mengisi materi khusus tentang tata cara pelaporan, pencatatan data dan kesekretariatan  dengan memberikan contoh-contoh pembuatan format data penyitas untuk data pengungsi, jadwal absensi relawan dan data logistik menyampaikan “Kita belajar menerapkan SKTD pada relawan agar semua kegiatan dan data yg masuk dan keluar bisa termonitor dengan baik” tegas sekretaris dalam memberikan pengetahuan dan arahan dalam menjalankan tugas ditiap pos.

Pada kesempatan itu hadir juga Bp. Musliman kepala BMT Surya Utama majenang yang suport dengan kegiatan mdmc di sidareja, beliau membantu memberikan pinjaman 1 unit perahu karet yang terdiri dari 1 perahu, 6 dayung, 6 helm, 6 pelampung, 2 tali, 2 sepatu boot guna memfasilitasi personil mdmc yg akan terlibat didalam SKTD disidareja, beliau menyampaikan “Saya serahkan alat alat tersebut kepada posko mdmc, untuk menunjang kegiatan dalam penanggulangan bencana banjir, silahkan dipergunakan selagi membutuhkan”.

Setelah usai rapat dan struktur kepengurusan posko terbentuk dilanjutkan  ke rumah Bp. Barokatul Anam yang ditetapkan sebagai posko mdmc siaga banjir di jl. jendral sudirman 218 depan kantor BRI sidareja, dilanjutkan ke kantor UPT BPBD sidareja untuk pelaporan dan koordinasi. (sm. 01)

 

pcm