Ketua MPKU Jateng Gedor Cilacap

Bypcm

MPKU Daerah Kabupaten Cilacap 22 September 2016 mengundang Ketua PCM dan Majelis PKU pengelola klinik dalam acara kunjungan ketua MPKU jateng yang bertempat di gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Cilacap, hadir pada kesempatan itu utusan PKU Cilacap, Kroya, Sampang, Wanareja dan hadir pula Cabang yang berencana mendirikan PKU Majenang, Dayeuhluhur, Gandrung.

Pertemuan diawali dengan laporan Muswil MPKU jateng yang disampaikan oleh ketua MPKU Daerah Cilacap Hanafi Mas’ud, S.Km, yang menyampaikan peluang dan potensi pendirian klinik dengan data jumlah Klinik, RS dan Jumlah penduduk  untuk mendasari apa yang sampaikan.

Ketua MPKU Wilayah Jawa Tengah dr. Ibnu Naser, S.Ag, MMR yang hadir bersama Pengawas RS PKU Gombong  Subur Yuswanto, S.Kep  menyampaikan kader muhammadiyah jangan melo, cengeng dan jangan mengatakan kalau muhammadiyah tidak punya apa-apa,  muhammadiyah punya modal besar yang tidak dimiliki oleh orang lain yaitu modal yang tahan fitnah, social politik yaitu Tekad, Niat, Iklas, lillahi ta’ala, inilah yang menjadikan paham kader muhammadiyah bahwa membawa gerakan Muhammadiyah berkenajuan adalah ibadah.

“tidak terpilih dalam Muscab, Musda dibelakang bisik-bisik, kecewa itu belum kader, ……. kalau saya dipecat dari RS Gombong sebagai seorang kader pantang untuk sakit hati” kata ketua MPKU Jateng dr. Ibnu Naser.

Sebelum mengahiri menyampaikan bahwa kehidupan yang baik adalah yang bisa membuat manfaat, saya di muhammadiyah tidak dibekali modal tetapi hanya dibekali SK ….BANGUN…! Muhammadiyah cilacap untuk mengembangkan AUMKES baik kliniknya atau RS, kedepan klinik menempatkan posisi yang sangat strategis tapi jangan lupa brand muhammadiyah jangan ditinggalkan itu yang mahal.

Secara tidak langsung beliau menyampaikan untuk berhati-hati dalam membangun muhammadiyah dengan jalan infestasi modal, kaji dengan baik, hitung cermat, teliti, kader adalah penyelamat asset muhammadiyah, bahwa KHA Dahlan menitipkan pesan moral “ Hidup hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah” kepada kader-kadernya tidak lain titipan moral yang harus dijaga untuk menghidupi dan menyelamatkan Muhammadiyah. (sm01)

pcm